Napak Tilas Hari Santri, Ketua PCNU Pati Ajak Santri Teladani Perjuangan Pahlawan
Kegiatan bertema “Meneladani Syahidnya Pejuang Santri Pati” itu dimulai dari Gedung MWC NU Sukolilo dan berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati
Kegiatan bertema “Meneladani Syahidnya Pejuang Santri Pati” itu dimulai dari Gedung MWC NU Sukolilo dan berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati
Yayasan PIM Mujahidin Bageng turut memperkuat hubungan antara santri, pelajar, dan masyarakat
Sebanyak 328 santri dari 9 kecamatan unjuk bakat dalam ajang Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII tingkat Kabupaten Kudus yang berpusat di Pendapa Kabuapaten Kudus pada Sabtu (10/10/2026).
Ribuan warga dihibur dengan penampilan Campursari Sanggar Laras PO Hariyanto bersama Lyo Band
Keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan di lapangan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga nasional
Plt Bupati Pati ikut bernyanyi, membentangkan syal, hingga bersorak saat kemenangan Indonesia dipastikan melalui drama adu penalti
Seporsi makanan gratis menjadi bentuk kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat di tengah keramaian pusat Kabupaten Pati
Festival Garam Dasun 2026 siap mengukir sejarah baru lewat proyek kolaborasi pembuatan lukisan garam terbesar di dunia. Sebanyak 10 seniman dari berbagai daerah di Indonesia resmi terpilih untuk berkolaborasi dengan 10 seniman-petani garam lokal di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.
Menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Kudus, Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Kudus menghadirkan pameran seni dan ruang perjumpaan bertajuk "Titik Temu" yang digelar di trotoar Rumah Kreatif Lesbumi Kudus pada Minggu (27/9/2026).
Para relawan berkeliling di sekitar lokasi konser dengan membawa trash bag untuk membantu mengumpulkan sampah sekaligus mengingatkan pengunjung agar ikut menjaga kebersihan
Pencatatan rekor MURI menjadi salah satu cara untuk mengabadikan Tari Lajur Caping Kalo sekaligus memperkenalkan identitas budaya Kudus kepada masyarakat luas
Keterlibatan dalam pementasan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh Tari Lajur Caping Kalo yang mengangkat unsur budaya lokal Kudus