SHABDA
Cari berita…
Event

Aksi 350 Pendekar Pagar Nusa Meriahkan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Kudus

TIA
TIA
Aksi 350 Pendekar Pagar Nusa Meriahkan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Kudus
Atraksi pendekar dari PC PSNU Pagar Nusa saat momentum HUT ke-81 RI di Alun-alun Simpang 7 Kudus, Senin (17/8/2026). (Foto: Shabda.id.)

Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus terasa semakin semarak pada Senin (17/8/2026).

Kudus, Shabda.id -- Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus terasa semakin semarak pada Senin (17/8/2026).

Sebanyak 350 pendekar dari Pimpinan Cabang Perguruan Silat Nahdlatul Ulama (PC PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Kudus diterjunkan langsung untuk menyemarakkan pesta kemerdekaan tersebut.

Para anggota Pagar Nusa menghadirkan beragam pertunjukan seni bela diri di hadapan masyarakat yang memadati lokasi.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Kudus, KH Husnul Khitam Qosim (Gus Husnul) mengungkapkan, partisipasi ini merupakan langkah nyata para pendekar dalam mengisi kemerdekaan melalui aksi yang positif.

Menurut Gus Husnul, perayaan HUT ke-81 RI menjadi momen penting untuk meresapi perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan bangsa.

"Momentum kemerdekaan ini wajib kita syukuri. Kita berikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah gugur mendahului kita," ujar Gus Husnul saat ditemui di lokasi acara.

Ia berharap semangat kemerdekaan ini mampu memicu motivasi para generasi muda, khususnya keluarga besar Pagar Nusa, untuk terus mengukir prestasi, aktif berorganisasi, serta menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

Dalam penampilannya, ratusan pendekar tersebut menghibur warga Kudus dengan berbagai aksi pencak silat mendebarkan, mulai dari pemecahan gelas air mineral hingga peragaan jurus tunggal, ganda, dan beregu.

Gus Husnul menuturkan, atraksi fisik yang diperagakan sama sekali bukan untuk pamer kekuatan atau kesombongan, melainkan murni sebagai bentuk hiburan rakyat sekaligus seni pertunjukan.

"Ini murni hiburan untuk masyarakat, bukan untuk gaya-gayaan atau sombong," tegasnya.

Lebih dari sekadar mahir bela diri, Gus Husnul berpesan agar para anggota Pagar Nusa tetap mengedepankan kesantunan dan memiliki akhlak yang mulia. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu menjaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Kudus.

"Mari kita jaga kerukunan dan kondusivitas Kudus bersama-sama. Semoga Indonesia ke depan semakin aman, tenteram, dan maju," tutupnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait