Pati, Shabda.id- Aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati berlanjut memasuki hari kedua pada Selasa 28 Juli 2026.
Dalam aksi lanjutan tersebut, massa demonstran mengancam akan melempari gedung Kejari Pati menggunakan telur dan tomat busuk apabila Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati kembali tidak bersedia menemui mereka.
Ancaman itu disampaikan Koordinator Aksi, Teguh Intianto, saat berorasi pada aksi hari pertama, Senin 27 Juli 2026.
Baca Juga:
Menurutnya, aksi pelemparan telur dan tomat busuk merupakan bentuk kekecewaan terhadap sikap Kejari yang dinilai belum memberikan ruang dialog kepada massa.
Teguh menegaskan, pihaknya berharap Kajari Pati dapat hadir secara langsung untuk mendengarkan sekaligus memberikan penjelasan terkait tuntutan yang disampaikan para peserta aksi. Ia menilai keterbukaan dari aparat penegak hukum penting agar tidak memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Massa juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih banyak apabila tuntutan mereka tetap tidak mendapat respons. Mereka berharap pihak Kejari Pati bersedia membuka ruang komunikasi sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara kondusif.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Pati terkait ancaman aksi tersebut maupun tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran.