SHABDA
Cari berita…
Peristiwa

Didahului Suara Ledakan, Gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah NU Kudus Terbakar

TIA
TIA
Didahului Suara Ledakan, Gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah NU Kudus Terbakar
Proses pemadaman kebakaran bangunan Gedung Serbaguna Panti Asuhan (PA) Darul Hadlonah NU Kudus yang berlokasi di Jalan Pramuka turut Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, pada Selasa (6/10/2026) siang. (Foto: Shabda.id.)

Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan Pondok Pesantren Gedung Serbaguna Panti Asuhan (PA) Darul Hadlonah NU Kudus yang berlokasi di Jalan Pramuka turut Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, pada Selasa (6/10/2026) siang.

Kudus, Shabda.id -- Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan Gedung Serbaguna Panti Asuhan (PA) Darul Hadlonah NU Kudus yang berlokasi di Jalan Pramuka turut Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, pada Selasa (6/10/2026) siang.

Peristiwa itu membuat seluruh penghuni gedung panik dan bahkan ada 3 anak yang sempat terjebak di lantai 3 gedung.

Beruntung ketiga anak tersebut berhasil diselematkan warga sekitar yang bahu-membahu menolong dengan alat seadanya.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran dari Satpol-PP Kudus, Slamet mengungkapkan, laporan kebakaran diterima Satpol-PP Kudus sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada seluruh unit pemadam kebakaran yang ada di wilayah Kudus. Tim pemadam dari berbagai instansi pun langsung bergerak cepat mendatangai lokasi.

Total ada sekitar 7 armada pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan api di gedung dengan 3 lantai tersebut.

2 unit dari Satpol-PP, 3 unit dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, 1 unit PT Djarum, serta 1 unit lainnya dari PT Nojorono.

Saat di lokasi, asap tebal sudah membumbung tinggi dari lantai 2 gedung. Sejumlah barang seperti kasur, meja, dan lainnya pun terbakar.

"Titik api ada di lantai 2 gedung asrama laki-laki. Tiga murid yang sebelumnya menghirup asap kebakaran, sudah dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis," ungkap Slamet usai memadamkan api.

Ia pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun untuk penyebab utama kebakaran, semuanya masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, relawan dari BPBD Kudus, Miftahul Huda menceritakan, api cepat merambat karena banyak barang yang mudah terbakar. Seperti kasur, meja, baju, maupun lemari kayu.

"Kebakaran terjadi di lantai 2 dan 3 gedung, sedangkan lantai 1 tidak ada yang terbakar," kata Huda.

Dari informasi yang diterimanya, titik awal kebakaran dari lantai 2 bagian Timur. Terdengar suara ledakan yang membuat seluruh siswa panik dan langsung keluar.

"Kesulitannya karena banyak bahan yang mudah terbakar, seperti lemari kayu, aksur, dan baju. Di lantai 3 tempatnya istirahat dan lantai 2 sebagai tempat cuci dan mandi," katanya.

Setelah api dipastikan padam, tim pemadam melanjutkan dengan proses pendinginan. Untuk penyebab maupun total kerugian, masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait