SHABDA
Cari berita…
Peristiwa

Labfor Ungkap Kejanggalan Dugaan Kaca Rumah Warga Pati Terkena Tembakan, Diameter Lubang Lebih Kecil dari Gotri

Nahidur Rohman
Nahidur Rohman
Labfor Ungkap Kejanggalan Dugaan Kaca Rumah Warga Pati Terkena Tembakan, Diameter Lubang Lebih Kecil dari Gotri
Katim Kasubbid Balmet Bidlabfor Polda Jawa Tengah AKPB Totok Tri Kusuma di Polresta Pati (Foto: Shabda.id)

Setelah dilakukan pengukuran, lubang tersebut diketahui memiliki diameter sekitar 4,5 milimeter. Sementara itu, gotri yang ditemukan di lokasi mempunyai diameter sekitar 6,39 milimeter

Pati, Shabda.id- Dugaan rumah warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, menjadi sasaran penembakan orang tak dikenal (OTK) masih belum dapat dipastikan.

Hasil pemeriksaan awal Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah justru menemukan ketidaksesuaian antara lubang pada kaca pintu dengan gotri yang ditemukan di lokasi.

Tim Labfor Polda Jateng melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) atas permintaan Polresta Pati pada Rabu 26 Agustus 2026 malam. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan pada kaca pintu rumah.

Katim Kasubbid Balmet Bidlabfor Polda Jateng AKBP Totok Tri Kusuma mengatakan, petugas menemukan satu lubang pada kaca pintu bagian sebelah kiri.

Setelah dilakukan pengukuran, lubang tersebut diketahui memiliki diameter sekitar 4,5 milimeter. Sementara itu, gotri yang ditemukan di lokasi mempunyai diameter sekitar 6,39 milimeter.

Perbedaan ukuran tersebut menjadi salah satu kejanggalan yang ditemukan dalam pemeriksaan.

“Jadi hasil lubangnya dan gotrinya berbeda, artinya gotri tersebut tidak melewati lubang tersebut,” ujar Totok dalam konferensi pers, Kamis 27 Agustus 2026.

Selain mengukur diameter lubang, tim juga melihat karakteristik kerusakan dari sisi luar dan dalam kaca. Menurut Totok, bagian luar lubang terlihat rata. Sementara pada sisi dalam terdapat kerusakan yang tampak seperti cekungan atau kawah.

“Pada bagian luar rata posisinya rata. Lalu kita masuk ke bagian dalam, lubang yang ada di bagian dalam kita cek kembali. Di dalam ada kerusakan, bisa kita lihat ada tekanan yang cekung atau kawah,” jelasnya.

Petugas kemudian melakukan pengukuran serta rekonstruksi terhadap posisi lubang dan benda yang ditemukan di lokasi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan gotri yang ditemukan tidak melewati lubang tersebut. Kondisi itu membuat dugaan bahwa kaca ditembus benda dari arah luar belum dapat dibuktikan.

Totok mengatakan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya masih bersifat awal. Karena itu, Labfor belum dapat memastikan penyebab kerusakan kaca.

Ia juga belum bisa menyimpulkan apakah kerusakan tersebut berasal dari tembakan maupun lemparan.

“Untuk istilah tembakan, lemparan belum saya pelajari lebih lanjut. Saya belum bisa menyimpulkan ini apa, karena barang buktinya yang kita dapat hanya gotri, kaca pecah itu saja,” katanya.

Barang bukti yang ditemukan selanjutnya akan dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengetahui karakteristik benda dan kerusakan secara lebih detail.

Dengan temuan tersebut, dugaan rumah warga Kajar ditembak dari luar masih belum terbukti. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menyimpulkan penyebab kerusakan kaca.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Nahidur Rohman

Penulis

Nahidur Rohman

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait