Kudus, Shabda.id -- Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (Pilkades PAW) serentak yang digelar di tujuh desa pada Kamis (18/6/2026).
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan proses pengisian kekosongan jabatan kepala desa (Kades) definitif di wilayah Kabupaten Kudus berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala.
Adapun tujuh desa yang menyelenggarakan Pilkades PAW serentak kali ini tersebar di beberapa kecamatan, meliputi Desa Colo Kecamatan Dawe, Desa Demangan dan Desa Burikan Kecamatan Kota, Desa Undaan Kidul Kecamatan Undaan.
Kemudian Desa Loram Kulon Kecamatan Jati, Desa Rahtawu Kecamatan Gebog, serta Desa Sidomulyo Kecamatan Jekulo.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Sam'ani menyebut secara umum situasi di seluruh lokasi pemungutan suara sangat terkendali. Partisipasi masyarakat yang memiliki hak suara juga tergolong tinggi dan tertib.
Meski begitu, pihak pemkab dan aparat keamanan sempat memberikan perhatian khusus pada beberapa titik.
Menurut Bupati, terdapat potensi kerawanan yang cukup dinamis di Desa Colo dan Desa Loram Kulon, mengingat masa jabatan kades terpilih di dua desa tersebut nantinya masih terhitung cukup panjang.
Namun berkat kesiapan semua pihak, tensi politik di lapangan tetap adem.
Baca Juga:
"Pemilihan ini merupakan sarana untuk memilih pemimpin terbaik bagi desa. Kami berharap kepala desa yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik, melanjutkan pembangunan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Sam’ani Intakoris di sela-sela peninjauan.
Atas kelancaran pesta demokrasi tingkat desa ini, Bupati Sam'ani menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada warga yang telah dewasa dalam berpolitik dan menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati untuk personel TNI dan Polri yang siaga mengawal ketat setiap tahapan pemilihan sejak awal.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, serta jajaran TNI dan Polri yang telah mengawal proses Pilkades PAW dari awal hingga akhir. Sinergi ini menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan kondusif," imbuhnya.
Kepada para kades yang nantinya dinyatakan terpilih dan ditetapkan, Sam’ani menitipkan pesan penting.
Dirinya meminta agar tidak ada waktu untuk bersantai-santai. Kades baru harus segera tancap gas merealisasikan visi-misi pembangunan desa dan mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi anggaran, mengingat tata kelola keuangan daerah dan pusat saat ini sedang mengetatkan ikat pinggang.
Kades terpilih dituntut cerdas dan bijak dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar tetap efektif menyentuh kebutuhan masyarakat luas.
Melalui suksesnya gelaran Pilkades PAW serentak ini, Pemkab Kudus memastikan roda pemerintahan di tingkat desa kembali berjalan optimal dan program-program pembangunan dapat terus berkesinambungan tanpa hambatan administratif.