Kudus, Shabda.id -- Diduga akibat mengalami rem blong, sebuah truk box berwarna kuning hilang kendali hingga terguling dan menimpa rumah warga.
Insiden ini terjadi di dekat traffic light Perempatan Jepang, turut Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Ja'far menjelaskan, kejadian bermula saat truk box bernomor polisi B 9942 NX tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, arus lalu lintas sedang terhenti karena lampu merah. Menyadari remnya tidak berfungsi sementara antrean kendaraan besar sudah mengular di depannya, sopir truk langsung mengambil tindakan penyelamatan dengan membanting kemudi ke arah kiri.
"Diduga karena rem blong, truk dibanting ke kiri. Namun, karena kondisi bahu jalan miring dan belum stabil lantaran jalan baru selesai diperbaiki, truk akhirnya terguling ke kiri dan menimpa rumah warga," ujar Ipda Ja'far.
Pasca-kecelakaan, Unit Laka Lantas Polres Kudus segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk masih diupayakan secara mandiri oleh sopir dibantu rekan-rekannya.
Ipda Ja'far mengungkapkan, proses evakuasi sempat mengalami kendala serius.
Baca Juga:
Petugas sempat mencoba menarik truk box tersebut menggunakan tali yang dikaitkan ke armada lain. Sayangnya, beratnya muatan tekstil di dalam box yang mencapai tiga ton membuat tali pengait terputus.
"Pihak sopir saat ini masih menunggu tim bantuan dari perusahaan mereka untuk membantu proses evakuasi muatan dan badan truk," tambah Ipda Ja'far.
Sementara itu, pemilik rumah yang tertimpa truk, Aris, mengaku sangat terkejut. Saat insiden terjadi, ia sedang beristirahat di dalam rumah bersama istrinya setelah menyelesaikan kerja sif malam.
"Saya kaget mendengar suara benturan yang sangat keras. Saat mau keluar, pintu depan sudah tidak bisa dilewati karena tertutup badan truk. Akhirnya saya memutar lewat pintu samping untuk mengecek situasi," tutur Aris.
Beruntung, hantaman truk box tersebut tidak sampai menembus ke bagian dalam rumah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, bagian depan rumah Aris mengalami kerusakan parah, terutama pada pagar tembok dan atap kanopi.
Aris menaksir kerugian materiil akibat peristiwa ini mencapai belasan juta rupiah.
"Kerugian bangunan saja sekitar Rp 12 hingga 15 juta, itu belum termasuk kerusakan pada pagar temboknya," pungkas Aris.
Ia berharap, proses evakuasi bisa segera selesai dan mengimbau para sopir untuk lebih rutin mengecek kelayakan armada mereka.