SHABDA
Cari berita…
Event

Sebulan Mengabdi, KKN 155 UIN Sunan Kudus Tutup Pengabdian di Desa Sumbermulyo

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Sebulan Mengabdi, KKN 155 UIN Sunan Kudus Tutup Pengabdian di Desa Sumbermulyo
Perpisahan mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus dengan Pemdes dan warga desa Sumbermulyo Pati (Foto: Shabda.id)

Kedekatan yang terjalin antara mahasiswa dengan masyarakat selama menjalankan kegiatan membuat perpisahan tersebut terasa seperti meninggalkan keluarga sendiri

Pati, Shabda.id- Setelah kurang lebih satu bulan melaksanakan berbagai kegiatan bersama masyarakat, Kelompok 155 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus resmi mengakhiri rangkaian pengabdiannya di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Kegiatan penutupan berlangsung di Balai Desa Sumbermulyo dan diwarnai suasana haru antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat.

Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Desa Sumbermulyo beserta perangkat desa, perwakilan guru sekolah dasar dan sekolah menengah, ketua Karang Taruna, ketua PKK, serta beberapa perwakilan masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi momen terakhir bagi mahasiswa KKN untuk berkumpul secara resmi bersama masyarakat setelah menjalankan berbagai program selama berada di Desa Sumbermulyo.

Suasana haru mulai terasa ketika kegiatan memasuki sesi penyampaian pesan dan kesan. Waktu satu bulan yang pada awalnya terasa cukup panjang ternyata berlalu dengan cepat. Kedekatan yang terjalin antara mahasiswa dengan masyarakat selama menjalankan kegiatan membuat perpisahan tersebut terasa seperti meninggalkan keluarga sendiri.

Plt Kepala Desa Sumbermulyo, Risky, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN 155 yang telah ikut berbaur dan membantu masyarakat selama berada di desa. Ia berharap hubungan yang telah terjalin selama kegiatan KKN tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke kampus.

“Nantinya setelah selesai KKN di desa kami, kami harap adek adek KKN jika pengen bermain kami masih menerima serta kami anggap seperti keluarga sendiri,” ujar Risky selaku Plt Kepala Desa Sumbermulyo pada 1 September 2026 di Balai Desa Sumbermulyo.

Ucapan tersebut menjadi salah satu bagian yang membuat suasana penutupan semakin mengharukan. Selama satu bulan, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut mengikuti berbagai kegiatan masyarakat dan berinteraksi dengan warga.

Dari pertemuan-pertemuan sederhana tersebut, perlahan muncul rasa dekat yang membuat mahasiswa dan masyarakat merasa seperti sudah saling mengenal lebih lama.

Bagi mahasiswa KKN 155, Desa Sumbermulyo juga menjadi tempat untuk mendapatkan pengalaman baru. Berbagai kegiatan yang dilakukan selama satu bulan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai kehidupan masyarakat desa, bekerja sama dengan perangkat desa, serta menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat.

Perpisahan tersebut bukan hanya menjadi tanda berakhirnya kegiatan KKN, tetapi juga menjadi penanda bahwa hubungan yang telah terbangun selama satu bulan meninggalkan kesan tersendiri bagi kedua belah pihak.

Masyarakat Desa Sumbermulyo dan mahasiswa KKN 155 pun berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga meskipun kegiatan pengabdian secara resmi telah berakhir.

Satu bulan memang menjadi waktu yang singkat. Namun, bagi mahasiswa dan masyarakat Desa Sumbermulyo, waktu tersebut cukup untuk menciptakan berbagai cerita, pengalaman, dan kenangan yang akan dibawa masing-masing setelah KKN berakhir.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait