Pati, Shabda.id- Kondisi jalan alternatif Bringinwareng–Pasar Hewan, yang menghubungkan Kecamatan Gabus dan Winong, dikeluhkan pengguna jalan karena mengalami kerusakan dan berlubang di sejumlah titik.
Bahkan, saat Shabda.id melakukan dokumentasi di lokasi, seorang pengendara sepeda motor tampak hampir terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut.
Kerusakan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna, terutama pengendara roda dua yang harus memperlambat laju kendaraan atau menghindari lubang di badan jalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, memastikan ruas jalan Bringinwareng–Pasar Hewan telah masuk dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp1,5 miliar.
Baca Juga:
"Pelaksanaan diperkirakan awal Agustus setelah rapat persiapan pelaksanaan kontrak yang dilaksanakan minggu ini. Penanganan dengan pelapisan ulang aspal hotmix sepanjang kurang lebih 660 meter dengan lebar 5 meter. Perkiraan selesai sesuai kontrak bulan Oktober, tetapi kami targetkan pertengahan September sudah selesai," ujar Hasto saat dikonfirmasi, Selasa 21 Juli 2026.
Sementara itu, salah seorang warga yang kerap melintas, Mas Abro, berharap perbaikan dapat segera direalisasikan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang banyak digunakan masyarakat dari Kecamatan Winong menuju Kota Pati.
"Mohon untuk segera diperbaiki. Kalau bisa dicor, soalnya kalau banjir tidak bisa dilewati. Dan kalau bisa dilebarkan karena itu akses warga dari Winong sampai Puncak Wangi ke Pati. Jalan itu jalan alternatif untuk menyingkat waktu," katanya.
Mas Abro menilai pelapisan ulang menggunakan aspal hotmix kurang efektif apabila ruas jalan masih kerap tergenang saat musim hujan. Ia berharap pemerintah mempertimbangkan metode penanganan yang lebih tahan lama agar jalan tetap aman dilalui masyarakat.
Dengan rencana rehabilitasi tersebut, warga berharap kondisi jalan segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan risiko kecelakaan akibat jalan rusak dapat diminimalkan.