Kudus, Shabda.id- Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang pemuda di kawasan sekitar Menara Kudus viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jum'at 25 September 2026 dini hari.
Video berdurasi sekitar 24 detik itu memperlihatkan seorang pemuda dikeroyok oleh sejumlah remaja. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat mendapat perlakuan kekerasan dari beberapa orang hingga terjatuh.
Video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial. Dalam keterangan yang menyertai video, disebutkan bahwa korban merupakan penjual pentol di kawasan Menara Kudus.
"Korban yang jualan pentol di Menara. Habis pulang kerja dari Menara mau pulang, ngingetin orang blayer malah dikeroyok. Dia bukan maling, dia bukan kriminal tapi dikeroyok orang banyak sampai dikasih helm dan diinjak-injak," demikian bunyi sebagian keterangan yang beredar.
Pengunggah juga meminta masyarakat yang mengenali korban untuk memberikan informasi. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa kasus itu telah dilaporkan ke kepolisian.
Beredarnya video tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah komentar mengecam aksi kekerasan yang terekam dalam video dan meminta aparat kepolisian segera mengusut para pelaku.
Baca Juga:
Di antaranya, warganet menulis, "Tangkepin nih Pak Polres, mukanya terlihat jelas." Komentar lainnya meminta polisi bertindak tegas terhadap para pelaku.
Ada pula komentar bernada lebih keras dan berisi ancaman terhadap pelaku. Komentar semacam itu turut muncul di kolom unggahan video yang beredar.
Kapolsek Kudus AKP Rusmanto membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penanganan terkait informasi tersebut.
"Anggota masih berada di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi," ujar Rusmanto.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian, identitas pihak-pihak yang terlibat, serta penyebab terjadinya pengeroyokan.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.