Kudus, Shabda.id -- Media sosial dihebohkan dengan aksi nekat seorang pria tak dikenal yang diduga merekam seorang anak di dalam toilet sebuah masjid di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Aksi tersebut viral setelah ibu korban memergoki pelaku dan mengunggah video rekaman wajah pelaku ke media sosial pribadinya pada Rabu (29/7/2026).
Saat dikonfirmasi, ibu korban berinisial ZI membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Ia menceritakan bahwa kejadian bermula saat dirinya baru saja menjemput sang anak pulang dari sekolah pada Rabu kemarin.
Di tengah jalan, anaknya mengeluh ingin buang air besar. Karena toilet di sekolah sedang mengalami kendala air, ZI akhirnya memutuskan untuk mampir ke masjid terdekat dari sekolah.
"Saya jemput anak saya. Terus habis itu dia bilang ingin poop di sekolahan, tapi airnya habis. Terus tak belokin di masjid terdekat, paling dekat dengan sekolahan," kata ZI.
Setelah mengantarkan anaknya masuk ke dalam toilet, ZI sempat kembali ke mobil selama sekitar lima menit untuk memarkirkan kendaraan dan mengambil kunci. Sebelum ditinggal, ia sudah memastikan kondisi toilet dalam keadaan sepi.
Namun, betapa terkejutnya ZI saat kembali ke toilet. Ia melihat seorang pria asing sedang mengarahkan kamera ponselnya untuk merekam alat vital anaknya yang sedang buang air.
Baca Juga:
Karena aksinya ketahuan, pelaku langsung salah tingkah dan bergegas masuk ke bilik kamar mandi di sebelahnya. ZI yang histeris dan syok langsung mendesak pelaku untuk mengakui perbuatannya.
"Saya tinggal lima menit kemudian balik lagi tiba-tiba sudah ada orang itu. Padahal waktu saya tinggal itu saya pastikan tidak ada siapa-siapa," jelasnya.
Meski terus mengelak dan membantah telah merekam, ZI mengaku sempat melihat sekilas adanya file video di handphone pelaku.
Pelaku sempat menyuruh ZI untuk memeriksa ponselnya sendiri, namun karena merasa takut dan hanya sendirian di lokasi yang sepi, ZI menolak. Ia memilih meminta KTP pelaku agar permasalahan ini diselesaikan bersama suaminya nanti.
"Saya minta KTP-nya saja buat nanti diambil ke rumah untuk ketemu bapaknya. Soalnya saya di situ kan sendirian, saya sudah teriak-teriak tapi enggak ada orang pas posisi masjid lagi sepi. Saya pastikan dia itu merekam, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri," tegas ZI.
Terpisah, Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengungkapkan, pihak kepolisian saat ini tengah mengusut dan mendalami kasus dugaan pelecehan tersebut.
"Baru kami cek," ujar AKP Hadi Noor Cahyo singkat saat dimintai keterangan mengenai perkembangan penanganan kasus.