Pati, Shabda.id- Permukaan aspal di ruas Jalan Tambakromo-Maitan, Kabupaten Pati, terlihat kasar dan mengalami segregasi setelah dilakukan penanganan pada sejumlah titik jalan yang mengalami lendutan atau kerusakan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengakui kondisi tersebut terjadi akibat kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Kabid Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan pihaknya telah menghubungi pengawas dan pelaksana pekerjaan untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.
“Kesalahan pelaksanaan. Ini tadi sudah saya telepon pelaksana dan pengawas, akan dijadwalkan perbaikannya,” kata Hasto, Senin 21 September 2026.
Hasto menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan di lokasi tersebut menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP) untuk menangani titik jalan yang mengalami lendutan atau kerusakan. Pekerjaan itu bukan berupa pelapisan ulang seluruh badan jalan.
Baca Juga:
Namun, material yang digunakan dinilai terlalu kasar sehingga permukaan aspal terlihat kasar dan mengalami segregasi. Dalam pekerjaan jalan, segregasi merupakan kondisi ketika material dalam campuran aspal tidak tersebar secara merata.
“Pekerjaannya itu Campuran Aspal Panas di titik yang melendut/rusak, bukan pelapisan ulang semua badan jalan. Tapi material yang dipakai terlalu kasar sehingga saya minta untuk diperbaiki oleh pelaksana,” jelasnya.
DPUTR Pati selanjutnya meminta pelaksana memperbaiki bagian jalan tersebut. Pengawas dan pelaksana juga telah dikoordinasikan terkait jadwal perbaikan.
Hasto mengatakan perbaikan direncanakan dilakukan pada pekan depan. Pekerjaan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan agenda pengaspalan ruas Tambakromo-Kayen Segmen 2 di wilayah Mojomulyo.
“Untuk jadwal perbaikannya rencana minggu depan sekalian akan melakukan pengaspalan di Tambakromo-Kayen Segmen 2 (Mojomulyo),” pungkasnya.