Pati, Shabda.id- Warga Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, memanfaatkan ikan sapu-sapu yang terdampar di Sungai Juwana sebagai pakan ikan lele.
Joko Susilo, warga Desa Bungasrejo, mengatakan ikan sapu-sapu yang diambil warga sudah mencapai sekitar satu ton. Namun, jumlah tersebut dinilai belum banyak mengurangi populasi ikan sapu-sapu yang masih melimpah di sungai.
“Ikan sapu-sapu diambil untuk pakan lele, sudah dapat sekitar satu ton. Ini saja belum berkurang soalnya populasinya masih banyak,” ujar Joko, Rabu 02 September 2026.
Menurutnya, warga membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk menghabiskan ikan sapu-sapu yang berada di lokasi tersebut.
“Dua sampai tiga hari nanti baru bisa habis. Kira-kira ini ada sekitar 70 ton,” katanya.
Baca Juga:
Melimpahnya ikan sapu-sapu tersebut terlihat ketika debit Sungai Juwana mengalami penyusutan. Ikan-ikan yang berada di bagian sungai yang mulai mengering kemudian terdampar sehingga lebih mudah diambil warga.
Joko mengatakan kondisi kekeringan di wilayah tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan. Hingga saat ini, warga juga belum mendapatkan kucuran air dari bagian hulu.
“Kekeringan ini sudah sekitar satu bulan, ini juga belum ada kucuran air dari atas, Mas,” ungkapnya.
Selain memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai pakan, warga berharap persoalan kekeringan segera mendapat perhatian pemerintah. Pasalnya, kondisi tersebut juga berdampak terhadap kebutuhan air untuk lahan pertanian.
Joko berharap pemerintah segera membuka aliran air dari waduk di bagian atas agar pasokan air kembali mengalir ke wilayah mereka.
“Harapan kami untuk pemerintah agar waduk yang atas itu segera dibuka. Kan padinya membutuhkan air. Semoga cepat dibuka dari waduk sana,” harap Joko.