Pati, Shabda.id- Jalan Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Tambakromo dan Kayen akhirnya mulai diperbaiki. Ruas jalan yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan itu kini mulai diaspal menggunakan lapis aspal hotmix.
Dari pantauan di lokasi, Senin 03 Agustus 2026, alat berat berupa asphalt finisher dan tandem roller tampak beroperasi. Sejumlah pekerja terlihat melakukan penghamparan aspal di ruas Jalan Tambakromo–Kayen.
Salah seorang warga Tambakromo, Sunarto, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat akhirnya mendapat penanganan.
"Menurut saya pembangunan jalan ini sudah bagus. Dari beberapa tahun lalu baru sekarang dibangun," ujarnya.
Meski demikian, ia berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga melakukan pelebaran jalan mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.
"Harapan saya ke depan jalan ini diperlebar. Ini kan jalur kabupaten, siang malam padat sekali. Sebelum diperbaiki sering terjadi kecelakaan karena banyak lubang di jalan," katanya.
Ia berharap kualitas pekerjaan sesuai harapan sehingga jalan dapat bertahan lama dan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
"Semoga jalannya bagus dan tidak ada lagi kecelakaan," tambahnya.
Baca Juga:
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan pekerjaan tersebut telah dimulai sesuai kontrak pada 27 Juli 2026.
Ia menjelaskan, proyek tersebut memiliki target penyelesaian selama 120 hari kalender karena merupakan satu paket pekerjaan dengan ruas Jalan Tambakromo–batas Kabupaten Grobogan.
"Panjang penanganan ruas Tambakromo–Kayen sekitar 1,6 kilometer," jelas Hasto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Menurutnya, pembangunan dibiayai melalui APBD Kabupaten Pati yang bersumber dari pinjaman Bank Jateng. Nilai pagu anggaran ruas Tambakromo–Kayen mencapai Rp2,52 miliar.
"Pekerjaan ini menjadi satu paket dengan ruas Tambakromo–batas Grobogan yang memiliki pagu anggaran Rp7,2685 miliar, sehingga total pagu anggarannya Rp9,7885 miliar," terangnya.
Hasto menambahkan, konstruksi yang digunakan berupa aspal hotmix jenis Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC).
Ia menyebut perbaikan dilakukan karena kondisi jalan mengalami banyak kerusakan, terutama di wilayah Desa Tambakromo, serta adanya laporan dan keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan tersebut.
"Harapannya dengan perbaikan Jalan Tambakromo–Kayen ini dapat meningkatkan mobilitas serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan," pungkasnya.