SHABDA
Cari berita…
Infrastruktur

Nekat Terobos Beton Basah, Lantai Kerja Jalan Jaken–Batas Blora Rusak Tergilas Motor

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Nekat Terobos Beton Basah, Lantai Kerja Jalan Jaken–Batas Blora Rusak Tergilas Motor
Ruas Jalan Jaken–Batas Blora mengalami kerusakan setelah diduga dilintasi pengendara motor saat kondisi beton belum mengering (Foto: Shabda.id)

DPUTR Pati 9astikan lantai jerja jalan Jaken–Batas Blora yang rusak diterobos motor segera diperbaiki

Pati, Shabda.id- Lantai kerja pada proyek peningkatan ruas Jalan Jaken–Batas Blora mengalami kerusakan setelah diduga dilintasi pengendara motor saat kondisi beton belum mengering.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memastikan bagian yang rusak akan diperbaiki sebelum memasuki tahap pengecoran beton utama.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan berdasarkan laporan dari pengawas lapangan, kerusakan terjadi pada lantai kerja yang masih dalam proses pengeringan.

"Informasi dari pengawas memang ada pengendara motor lewat ketika beton lantai kerja belum kering. Rencana akan diperbaiki lantai kerjanya sebelum nanti digelar beton FS 45," ujar Hasto saat dikonfirmasi, Rabu 15 Juli 2026.

Hasto menjelaskan, lokasi kejadian berada di ruas Jalan Jaken–Batas Blora, tepatnya di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dengan Kabupaten Blora.

Menurut informasi yang diterimanya, pengendara diduga melintas setelah pembatas atau rambu pengamanan di lokasi pekerjaan dibuka.

"Lokasinya di Jalan Jaken–Batas Blora, perbatasan Pati dengan Blora. Kalau infonya seperti itu, rambu pengamannya dibuka lalu beton yang masih belum kering dilewati," jelasnya.

Meski demikian, Hasto memastikan kerusakan hanya terjadi pada lapisan lantai kerja dan akan segera diperbaiki sebelum proses pengecoran beton mutu FS 45 dilaksanakan. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas konstruksi jalan tetap sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, beredar vidio yang menunjukkan permukaan lantai kerja mengalami bekas lintasan kendaraan. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas pembangunan jalan.

DPUTR Kabupaten Pati pun mengimbau masyarakat agar tidak melintasi area proyek yang masih dalam proses pengerjaan serta mematuhi rambu-rambu pengamanan demi menjaga kualitas hasil pembangunan dan keselamatan bersama.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait