Pati, Shabda.id- Kondisi ruas Jalan Kayen–Tambakromo di Kabupaten Pati dikeluhkan masyarakat akibat banyaknya lubang di sejumlah titik. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pada Senin 06 Juli 2026, terdapat sejumlah lubang berukuran cukup besar dan dalam di beberapa titik jalan. Kondisi itu membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan menghindari lubang agar tidak mengalami kecelakaan.
Salah seorang pengguna jalan, Putra (23), mengaku setiap hari melintasi ruas Jalan Kayen–Tambakromo untuk berangkat dan pulang kerja. Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.
"Saya tiap hari melewati jalan ini setiap berangkat maupun pulang kerja. Semoga segera diperbaiki, minimal dilakukan penambalan dulu supaya lebih aman bagi pengguna jalan,"ujarnya.
Baca Juga:
Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memastikan ruas Jalan Kayen–Tambakromo telah masuk dalam agenda penanganan tahun 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar.
Hal itu disampaikan pihak DPUTR Pati saat dikonfirmasi Jurnalpantura melalui pesan WhatsApp.
"Untuk Jalan Kayen–Tambakromo sudah masuk agenda penanganan 2026 dengan pagu anggaran Rp2,5 miliar. Saat ini masih tahap evaluasi. Diharapkan minggu depan sudah tanda tangan kontrak,"tulis pihak DPUTR.
DPUTR berharap proses administrasi segera rampung sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Kayen–Tambakromo, terutama pada malam hari dan saat hujan, mengingat kondisi jalan yang berlubang masih berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.