SHABDA
Cari berita…
Peristiwa

Wakil Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di KSH, Pemkab Pati Tanggung Biaya Perawatan

Nahidur Rohman
Nahidur Rohman
Wakil Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di KSH, Pemkab Pati Tanggung Biaya Perawatan
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen Trenggono bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra (Foto: Shabda.id)

Terkait biaya perawatan, Mayjen Trenggono memastikan penanganan para korban ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pati

Pati, Shabda.id- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen Trenggono bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengunjungi sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan setelah mengalami gejala dugaan keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan dilakukan di Rumah Sakit KSH Pati, Kamis 10 September 2026. Kedatangan mereka untuk melihat secara langsung kondisi para siswa yang masih mendapatkan penanganan medis.

Mayjen Trenggono mengatakan, hingga Kamis sore masih terdapat 59 siswa yang menjalani perawatan.

"Dengan adanya kejadian fatal ini, keracunan makanan, kami bersama Plt Bupati Pati menjenguk, melihat dari dekat," kata Trenggono.

Ia berharap seluruh siswa yang masih dirawat segera pulih. Menurutnya, tidak ada korban yang berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

"Sampai dengan sore hari ini masih ada 59 siswa yang masih dirawat, semuanya semoga segera pulih. Tidak ada yang kondisinya mengkhawatirkan, mungkin beberapa waktu ke depan juga lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah daerah sejak awal memprioritaskan keselamatan dan pelayanan kesehatan para korban.

Ia menyebut keputusan menetapkan kejadian tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB) dilakukan karena menyangkut keselamatan masyarakat.

"Kami memang mengutamakan masalah pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya hal-hal seperti ini menyangkut dengan nyawa. Makanya kemarin saya putuskan kondisinya adalah KLB," kata Chandra.

Menurutnya, pemerintah memilih mengutamakan penyelamatan dan penanganan korban terlebih dahulu.

Terkait biaya perawatan, Mayjen Trenggono memastikan penanganan para korban ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

"Kami sudah sampaikan kepada Pak Bupati, yang jelas semua akan ditangani oleh Pemda. Jadi tidak ada masalah, biayanya sudah diatasi oleh Pemda," ujar Trenggono.

Hingga kini, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Nahidur Rohman

Penulis

Nahidur Rohman

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait