Uang Ratusan Juta dan Laptop Raib, Nasabah Bank Jadi Korban Pencurian Modus Ban Bocor di Kudus
Aksi pencurian dengan modus pecah ban menimpa seorang nasabah bank di Kabupaten Kudus pada Senin (7/9/2026).
Aksi pencurian dengan modus pecah ban menimpa seorang nasabah bank di Kabupaten Kudus pada Senin (7/9/2026).
Warga mendapat informasi adanya dua orang membawa sejumlah tas berada di sekitar mushola
YCE, teman korban diduga membawa kabur Iphone dan uang tunai sebesar Rp1,1 juta dari tas selempang di dalam kamar
Kasus pencurian kotak amal di Masjid Mujahidin ini muncul bersamaan dengan beredarnya video aksi pencurian yang dilakukan pelaku menggunakan topeng di sejumlah lokasi lain di wilayah Kabupaten Kudus
Anggota Polsek Jati Polres Kudus berhasil menggagalkan aksi tawuran antarpelajar yang berpotensi memakan korban jiwa. Sebanyak 11 remaja beserta barang bukti sebilah celurit sepanjang 80 sentimeter diamankan petugas di kawasan Desa Loram Wetan, Minggu (23/8/2026) dini hari.
Jendela bagian depan rumah ditemukan mengalami kerusakan dan terdapat bekas congkelan. Kondisi tersebut diduga menjadi akses yang digunakan pelaku untuk masuk ke dalam rumah
Nasib malang menimpa seorang remaja perempuan berusia 15 tahun asal Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Anak di bawah umur berinisial TUZ tersebut menjadi korban tindakan asusila oleh seorang pemuda yang baru dikenalnya melalui media sosial TikTok.
Kecurigaan berawal, Saat berada di area mushola, gerak-geriknya diketahui mencurigakan oleh ibu-ibu jamaah yang tengah bersiap melaksanakan salat Subuh
Polres Kudus berhasil mengamankan seorang pria berinisial AIP (28) lantaran nekat mencuri gelang emas seberat 10,5 gram milik penghuni kos di wilayah Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Pelaku memindahkan isi gas LPG 3 kg subsidi ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kg dan 50 kg menggunakan selang regulator khusus
Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Kudus yang bersama Tim Resmob Polres Kudus berhasil menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kota yang selama ini meresahkan warga.
Petugas berhasil mengidentifikasi empat terduga pelaku, yakni AP alias K (17), AZM (23), AFF alias S (16), dan EDS (19)